Jajaran Polres PALI Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan Pasutri Di Talang Tumbur. Ini Wajah Pelaku

Header Menu

BBM

BBM

Jajaran Polres PALI Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan Pasutri Di Talang Tumbur. Ini Wajah Pelaku

Selasa, 04 Januari 2022

 


Foto: Suasana Press release Di Mapolres PALI Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri 


PALI, GalihInfo - Polres Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), berhasil membekuk pelaku di duga pembunuhan Pasangan Suami Istri (Pasutri), pada minggu (2/1/2022) lalu, di Talang Tumbur,  Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan. 

Diketahui rumah Pelaku Pembunuhan itu tidak jauh  dari korban, Setelah melakukan aksi pembunuhan itu pelaku masih bersembunyi di Talang Tumbur, dan akhirnya pelaku berniat melarikan diri dengan menumpang mobil menuju Kabupaten Musi Banyuasin, mendapatkan informasi itu jajaran polres PALI melakukan pengejaran dan berhasil di amankam di kecamatan Penukal Utara, perbatasan dengan Musi Banyuasin. 

Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, SIK,  Didampingi wakapolres PALI Kompol Satria, dan Humas Polres PALI AKP Ardiyansa mengatakan ungkap kasus ini secara mendalam, karna tersangka sudah sadis sekali menghasilkan korbanya. 

"Awal mula ditemukan oleh anaknya, saat mau mengantar sarapan pagi. Alhamdulillah dengan mendapat informasi dari masyarakat dengan itu jajaran Reskrim Polres PALI melakukan pengejaran,  dan pelaku berhasil kita amankan dengan di berikan tindakan yang terukur, pada selasa malam(4/1/2022)." ujar Kapolres PALI. Rabu(5/1/2022).

Lanjutnya, motif pelaku agar tidak di ketahui pembunuhan berencana,  pelaku pura-pura mengambil TV korban dan abung Gas Elpiji. 

"Pembunuhan yang di lakukan Pelaku ini sudah direncanakan,  sehingga pada hari minggu malam pukul 9:00 wib, pelaku menghabisi  korbannya dengan sadis dengan menggunakan kampak." tuturnya,

Untuk hukuman akan kita kenakan pasal 340 dengan pembunuhan berencana. 

"Akan di jerat hukuman pasal 340 Pembunuhan Berencana, hukuman seumur hidup." Tukasnya

Sementara itu, pelaku pembunuhan Pasutri itu Diding(25) mengaku dendam dengan korban karna meminta buah rambutan tidak di kasih, 

"Berawal dari dak di kasihnyo rambutan di tambah dio ngatoi wong tua aku, dari situ aku berencana membunuh korban,  dengan cara masuk rumahnya dengan mencongkel papan rumahnya, dan ku habisin dengan kapak saat korban sedang tidur," jelas pengakuannya. (Red)